Selasa, 27 November 2012

bab 2


Penduduk, Masyarakat, dan Kebudayaan

Sebelum masuk ke pokok bahasan terlebih dahulu kita mengetahui definisi-definisi dari penduduk, masyarakat, dan kebudayaan itu sendiri. 

Penduduk atau warga suatu negara atau daerah bisa didefinisikan menjadi dua:
  • Orang yang tinggal di daerah tersebut
  • Orang yang secara hukum berhak tinggal di daerah tersebut. Dengan kata lain orang yang mempunyai surat resmi untuk tinggal di situ. Misalkan bukti kewarganegaraan, tetapi memilih tinggal di daerah lain.
Dalam sosiologi, penduduk adalah kumpulan manusia yang menempati wilayah geografi dan ruang tertentu.

Masyarakat (sebagai terjemahan istilah society) adalah sekelompok orang yang membentuk sebuah sistementitas-entitas. Masyarakat adalah sebuah komunitas yang interdependen (saling tergantung satu sama lain). Umumnya, istilah masyarakat digunakan untuk mengacu sekelompok orang yang hidup bersama dalam satu komunitas yang teratur. semi tertutup (atau semi terbuka), dimana sebagian besar interaksi adalah antara individu-individu yang berada dalam kelompok tersebut. Kata "masyarakat" sendiri berakar dari kata dalam bahasa Arab, musyarak.

Budaya atau kebudayaan berasal dari bahasa Sansekerta yaitu buddhayah, yang merupakan bentuk jamak dari buddhi (budi atau akal) diartikan sebagai hal-hal yang berkaitan dengan budi dan akal manusia.
Dalam bahasa Inggris, kebudayaan disebut culture, yang berasal dari kata Latin Colere, yaitu mengolah atau mengerjakan. Bisa diartikan juga sebagai mengolah tanah atau bertani. Kata culture juga kadang diterjemahkan sebagai "kultur" dalam bahasa Indonesia.

kebudayaan indonesia

bisa diartikan seluruh cirikhas yang ada di suatu daerah yang ada sebelum terbentuknya nasional indonesia, yang termasuk kebudayaan indonesia itu adalah seluruh kebudayaan lokal dari seluruh ragam suku-suku di Indonesia.

Kekayaan Corak Arsitektur Rumah Adat Budaya Indonesia

Indonesia adalah negara yang kaya akan adat istiadat serta budaya. Begitu banyak budaya yang bisa kita temui di negara tercinta ini, mulai dari keanekaragaman suku, bahasa, adat istiadat dan masih banyak lagi. Setiap suku adat yang ada di Indonesia ini pasti memiliki budaya masing-masing, salah satunya rumah adat yang mereka tempati. Corak arsitektur rumah tradisional merupakan sumber inspirasi arsitektur yang sangat layak untuk dipelajari, dipertimbangkan, dan diolah kembali. Dan tentunya dengan memperhatikan aspek fungsinya.

Salah satu yang bisa kita jadikan contoh adalah corak arsitektur rumah panggung, yang bisa kita jumpai di beberapa komunitas suku adat di Sumatra, Kalimantan, atau Sulawesi. Dari segi fungsi, jenis rumah panggung merupakan jawaban atas persoalan lingkungan. Misalnya saja ancaman binatang buas atau yang paling sering terjadi kemungkinan datangnya banjir.

Konsep rumah panggung ini mungkin akan sangat cocok sekali untuk diterapkan di beberapa wilayah pemukiman di Jakarta yang biasa menjadi langganan banjir. Selain itu, area rumah bawah yang terbuka bisa untuk berbagai kemungkinan eksplorasi desain. Mungkin gaya rumah dengan semi-basement atau split level

Pernah ada ajakan untuk menoleh kembali kepada kekayaan budaya arsitektur Indonesia, untuk membuat lingkungan pemukiman dan kota menjadi berwajah Indonesia kembali. Tapi mengolah dan menerapkan corak arsitektur tradisional Indonesia untuk menjadi langgam arsitektur rumah tidak lah gampang dan instant. Kalau kita tak ingin menjadikannya sekedar wacana saja. Yang perlu dilakukan adalah:

1. Mempelajari betul latar belakang tumbuhnya corak-corak arsitektur tradisional tersebut.

2. Aspek fungsional perlu menjadi panglima penentu atas elemen-elemen arsitektur tradisional yang hendak dijadikan bagian dari arsitektur rumah Anda.

3. Kombinasi antara langgam tradisional dan corak Indonesia kontemporer amat mungkin dilakukan. Meskipun tingkat kompleksitas dalam perwujudannya boleh jadi lebih tinggi.

4. Sebagai inspirasi yang tak pernah kering, corak arsitektur tradisional Indonesia perlu diakrabi terus-menerus. Misalnya lewat pendokumentasian, baik visual maupun tertulis. Ataupun cara lain yang mungkin bisa dilakukan.

Dengan demikian semoga rumah-rumah bergaya tradisional bisa semakin banyak muncul, sehingga budaya kita pun tidak akan pernah mati.
dapat diperkaya dengan pondasi ke-Indonesiaan.

Sumber: 
  • annahape.com
  • http://id.wikipedia.org/

Kamis, 11 Oktober 2012

Tips ternak kenari bagi pemula


jodoh11
Banyak email maupun sms yang minta dibahas mengenai proses ternak kenari dari awal sampai akhir. Disini   Saya mencoba membahas mengenai ternak kenari dari awal penjodohan sampai pembesaran anak kenari dengan sangat gambang dan sangat mendasar. Mungkin bagi senior-senior akan menjenuhkan tetapi saya piker akan sangat bermanfaat bagi pemula.
Dalam beternak kenari ada beberapa factor yang harus diperhatikan yaitu usia kenari, jenis kelamin, sarana penunjang ternak dan ilmu tentang ternak.
Usia Kenari
Usia menjadi factor penentu berhasil atau tidaknya dalam beternak kenari, usia yang terbaik dalam beternak adalah jangan terlalu muda atau jangan terlalu tua. Kenari siap ternak minimal 6 bulan untuk kenari betina dan 8 bulan untuk kenari jantan, tetapi untuk kenari besar seperti Yorkshire dan turunannya sedikit lambat birahi minimal usia 1 tahun.
Jenis kelamin
Anda sebagai peternak harus menguasai ciri-ciri kenari jantan atau betina, dalam menentukan jenis kelamin kenari cukup sulit bagi pemula tetapi bagi hobis senior sangat mudah menentukannya mereka cukup melihat dari postur tubuh kenari walaupun dalam kasus tertentu Kadang-kadang ada kenari yang sangat sulit ditentukan jenis kelaminnya. Adapun cirinya yaitu :
jodoh12
Sarana Penunjang dalam beternak.
Kadang-kadang kita dalam beternak tidak terlalu memperhatikan hal-hal kecil seperti posisi kandang ternak, lingkungan kandang ternak dan saran penunjangnya. Jika hal-hal tersebut kurang diperhatikan akan mengakibatkan kekesalan di kemudian hari. Contohnya pada saat penempatan kandang ternak kita tidak memperhatikan feng shui (he..he.. maaf becanda) lingkungan di sekitar kandang ternak. Penempatan yang terbaik yaitu sangkar atau kandang ternak menempel ke dinding disamping kiri dan kanan sangkar ditutup. Sangkar ternak di tempatkan di daerah yang bebas dari gangguan serangga atau binatang lainnya seperti tikus, cicak dll.
Untuk menghindari dari serangan serangga seperti semut daerah sekeliling sangkar yang menempek ke tembok di kelilingi dengan kapur bagus (kapur ajaib). Jika kandang ternak besar menggunakan kaki maka kaki-kakinya diolesi oli. Sedangkan pengganggu utama selain semut yaitu tikus, tikus sebetulnya hanya mengambil makanan kenari hanya kalau melihat kenari lengah ya di hajar juga dan kejadian ini sering sekali dialami oleh hobis. Dengan penempatan sangkar di dinding diharapkan bisa meminimalkan serangan tikus hanya kadang-kadang tikus juga pintar mencari celah untuk itu anda harus hati-hati dalam penempatan kandang yang terbaik sich menggunakan kandang aluminium. Saya punya pengalaman mengenai kandang ternak yang diserang semut …….. beruntung cepat ketahuan sehingga induknya masih tertolong tetapi anaknya sebagian besar mati dan selanjutnya mati semua karena induknya menjadi over protective (mengenai sifat over protective akan saya bahas di waktu yang lain).
Proses penjodohan.
Jika anda sudah mempunyai sepasang kenari dengan usia siap ternak proses selanjutkan yaitu proses  penjodohan. Proses penjodohan yaitu kenari jantan dan betina di tempatkan pada sangkar yang berbeda, dan kedua sangkar tersebut ditempatkan saling berdekatan. Dalam hal ini banyak new comer (peternak pemula) yang tidak sabar menjalani proses penjodohan mereka langsung masukin jantan dan betina kedalam satu kandang.
Dengan adanya proses penjodohan anda akan mengetahui kesiapan kenari tersebut, jika belum jodoh langsung dimasukan ke dalam satu sangkar akibatnya kedua kenari tersebut bisa berantem. Apabila terjadi perkelahian diantara keduanya dan salah satu kenari ada yang kalah maka waktu penjodohan akan lama lagi, terutama jika yang kalah kenari jantan proses penjodohan semakin lama karena anda harus mengkondisikan si jantan agar berani mendekati betinanya. Ada beberapa tip untuk meningkatkan birahi yaitu :
  1. Kenari di beri makanan yang bergizi tinggi seperti telor puyuh, multivitamin dll.
  2. Dijemur setiap pagi
  3. Pada saat menjemur dan proses penjodohan sangkar jantan dan betina digandengkan terus menerus, kalau ada jantan lain sekali-kali dipanas-panasin dengan menggunakan jantan lain.
  4. Disangkar tempat betina disediakan sangkar berikut isinya.
  5. Jangan lupa berdo’a agar kenari yang diternak bisa cepat jodoh dan menghasilkan anak yang berkualitas.

Proses Ternak.
Proses selanjutnya yaitu menyatukan kedua kenari tersebut. Adapun cirri-ciri kenari siap ternak (sudah jodoh) yaitu :
  1. pada saat jantan didekatkan dengan betina sijantan akan mengejar/menabrak sangkar dengan bunyi yang kenceng dan betinanya menggelepar-geleparkan sayapnya tanda  minta kawin.
  2. Pada saat sore hari atau menjelang tidur kenari betina dan jantan tidur berdekatan.
  3. Sewaktu-waktu antara kenari betina dan jantan saling meloloh makanan.
  4. Jika didalam sangkar betina di dikasih sarang beserta isinya, kenari betina akan menyusun atau merapihkan isi sarang, jika isi sarang sudah disusun biasanya betina siap ternak.
Dalam menyatukan kedua kenari tidak ada aturan waktu yang baku anda boleh kapan saja menyatukannya, hanya pengalaman saya waktu yang terbaik yaitu sore hari. Dengan menyatukan sore hari diharapkan pada malam hari keduanya sudah rukun sehingga pagi harinya sudah jodoh. Karena sudah mengalami masa penjodohan maka pada saat penyatuan tidak terlalu riskan berantem tetapi kita harus terus memantau karena takutnya terjadi berantem.
Setelah keduanya rukun coba perhatikan isi sarang kalau isi sarang kotor maka ganti isi sarang tersebut dan sebagian isi sarang simpan di dasar sangkar biasanya isi sarang didasar sangkar akan dipindah ke dalam sarang. Untuk memperhalus sarang kenari betina biasanya suka mencabuti bulu halus jantannya atau bulu halus dari kenari betina, biasanya jika di dalam sarang sudah ada bulu-bulu halus tandanya tidak lama lagi induk betina akan bertelor. Untuk mempercepat proses bertelor dan mengurangi mencabuti bulu halus pengalaman saya kedalam sangkar dimasukkan kapas secukupnya. Demikian dulu tulisan mengenai proses penjodohan takutnya terlalu kepanjangan……nanti saya lanjutkan dilain waktu…………..